Senin, 08 Oktober 2012
Tappei :')
sedikit berbicara mengenai hati ...
akhir-akhir ini masalah mengenai hati sedang menguasai diri. apa termasuk galau? tidak :) hanya terfikirkan beberapa hal saja (gamau mengakui galau).
beberapa cerita beredar disekitar adalah seputar jatuh hati, dekat tanpa status bahakan putus padahal sudah berencana menikah. berat? memang, serasa sudah berumur, tapi mungkin itu yang terjadi di zaman sekarang, tua sebelum umurnya :)
hati dan pengalaman tidak jauh dari masa lalu, ini yang kadang mengganggu. kenapa? karena beberapa cerita masa lalu yang tidak ingin aku ungkit sedang teringat terus-menerus. hal ini jelas mengganggu, entah siapa yang tengah teringat, tapi jelas-jelas sangat mengganggu.
hal ini menyebabkan gangguan masa depan, mengapa? karena aku jadi (lagi-lagi) merasa sakit tanpa hal yang jelas. ini menyebabkan beberapa orang yang (katanya) tulus mau mengerti menjadi korban dari pikiran-pikiran yang seharusnya sudah lama hilang.
yaa, menyalahkan orang memang selalu lebih mudah bukan? :)
mungkin memang seharusnya, ak, tidak berkomitmen dahulu dengan siapa pun, karena apa? karena memang belum siap membuka hati untuk orang baru. jika diandaikan, aku ini memasang benteng besar agar tidak semua orang dapat masuk. baik itu mengobati atau memperburuk keadaan hati. tidak seorang pun aku biarkan masuk, hingga aku tersadar...
tidak jauh disudut mata, ada seseorang yang selalu memerhatikan. dia hanya memperhatikan tanpa diminta, mengerti tanpa diminta, sehingga berubah menjadi orang yang paling mengerti aku saat ini. dia tidak banyak bertanya, tidak banyak mengumbar, tetapi semua yang melihatnya dapat mengetahui isi hatinya untukku.
dia yang selalu bercanda, sejauh aku mengingatnya, dia selalu bercanda, membuatku tertawa, menenangkan aku tanpa banyak bertanya masalah yang sesungguhnya. dia mengetahui cara-cara itu tanpa aku sadari.
yaa, tanpa aku sadari pula, dia telah menjadi orang yang dekat dengan ku...
semua tanpa aku sadari, yaa sudut mata ini menangkap sosoknya, tapi hanya itu. hanya disudut mata. dan ternyata, sudut mata itu lah yang ternyata memperhatikan keseluruhan aku.
dia menjadi tempatku bermanja tanpa aku sadari, bahkan dia sendiri yang membuatku begitu. dia memanjakan aku...
aku bisa bercerita apa saja, mengeluh apa saja terhadapnya, tanpa aku sadari. dia yang membuatku begitu. saking terlenanya, hingga dia tetap bertahan disudut mataku. hingga hari ini, aku melihatnya...
semoga tidak terlalu terburu-buru, tidak terlalu cepat juga. perlahan tapi pasti menatap ke depan. berjuang menembus masa lalu yang menyakitkan yaa Tappei :')
Langganan:
Komentar (Atom)